Pembuatan fotokatalis titania nanotube (TiO2 NT) dan peranannya dalam mendegradasi senyawa metilen biru (MB) telah dilakukan. Tujuan dari riset ini adalah menyelidiki hubungan waktu anodisasi dengan nilai photocurrent TiO2 NT serta menggunakan nilai photocurrent sebagai dasar pemilihan waktu optimum sintesis TiO2 NT untuk mendegradasi MB. Riset diawali dengan melakukan anodisasi lempengan Ti dengan variasi waktu anodisasi antara 30-180 menit untuk menghasilkan TiO2 NT. Selanjutnya dilakukan pengukuran nilai photocurrent TiO2 NT yang telah dihasilkan dan ditentukan waktu anodisasi yang dapat menghasilkan TiO2 NT dengan nilai photocurrent tertinggi. Material TiO2 NT dengan nilai photocurrent tertinggi dikarakterisasi dengan spektrofotometer FTIR, SEM-EDS dan diuji aktivitas degradasi fotokatalitiknya pada MB. TiO2 NT yang disintesis dengan waktu anodisasi 180 menit menunjukkan nilai photocurrent sebesar 165 µA (tertinggi). Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan serapan pada bilangan gelombang 554 cm-1 (vibrasi ikatan Ti-O) dan 593 cm-1 (vibrasi ikatan Ti-O-O). Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa TiO2 yang telah disintesis memiliki bentuk tabung dengan ukuran diameter berkisar antara 118 hingga 150 nm dan distribusinya merata. Karakterisasi dengan EDS menunjukkan bahwa perbandingan titanium dan oksigen pada TiO2 NT bernilai 1:2. Hasil uji aktivitas degradasi fotokatalitik MB dengan fotokatalis TiO2 NT menampilkan bahwa semakin lama waktu radiasi UV, maka jumlah MB yang terdegradasi oleh TiO2 NT semakin meningkatkan. Efisiensi degradasi tertinggi dari TiO2 NT (47,73%) dicapai pada waktu radiasi 360 menit. Degradasi MB dengan fotokatalis TiO2 NT mengikuti persamaan reaksi orde satu semu dengan nilai tetapan laju reaksi sebesar 0,0018 menit-1.
Copyrights © 2024