Carbon nanodots (C-dots) mempunyai banyak kegunaan, salah satunya sebagai agen antibakteri. Dalam penelitian ini C-dots disintesis dari biji asam jawa (Tamarindus indica). Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah i) sintesis C-dots dari biji asam jawa; ii) mengetahui karakteristik C-dots biji asam jawa melalui karakterisasi spektrofotometer ultraviolet-visible (UV-Vis), X-ray diffraction (XRD), spektroskopi photoluminescence (PL), dan particle size analyzer (PSA); dan iii) mengetahui kemampuan C-dots sebagai agen antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus di bawah paparan cahaya putih dan UV berdasarkan uji antibakteri. Sintesis C-dots dilakukan dengan metode karbonasi suhu rendah. Hasil karakterisasi UV-Vis menunjukkan bahwa C-dots mempunyai puncak serapan yang khas pada panjang gelombang 257 nm. Hasil karakterisasi XRD memberikan informasi bahwa fase C-dots bersifat amorf. Hasil karakterisasi PL menunjukkan adanya puncak emisi pada panjang gelombang 498 nm. Sedangkan melalui karakterisasi PSA diketahui C-dots yang disintesis mempunyai ukuran 1,33 nm. Hasil uji antibakteri menunjukkan terjadinya penghambatan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan zona hambat yang paling efektif pada konsentrasi 50%.
Copyrights © 2024