Abstrak. Artikel ini memaparkan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik nanopartikel perak dan pengaruh konsentrasinya dalam menghambat pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum . Nanopartikel perak dibuat melalui proses elektrolisis dengan tegangan 24 volt dan waktu 100 menit, dengan lempengan AgBr sebagai elektrodanya. Dari proses tersebut dihasilkan nanopartikel perak yang terkonsentrasi 28 ppm. Konsentrasi nanopartikel yang telah dihasilkan kemudian divariasi menjadi 30 ppm, 40 ppm, 50 ppm, 60 ppm, dan 70 ppm. Kelima sampel tersebut selanjutnya diuji karakterisasi menggunakan Spektrofotometer UV-Vis, AAS, dan PSA serta uji kemampuan antibakteri menggunakan metode difusi sumuran dengan kontrol positif ciprofloxacin. Hasil karakterisasi menunjukkan hanya mengandung nanopartikel perak dan partikel berukuran 98,1 nm. Hasil uji aplikasi antibakteri menunjukkan semakin tinggi konsentrasi sampel, semakin besar diameter zona bening yang terbentuk. Ukuran diameter zona bening yang terbentuk untuk masing-masing sampel konsentrasi 30 ppm, 40 ppm, 50 ppm, 60 ppm, dan 70 ppm berturut-turut yaitu, 6,5 mm, 8,3 mm, 9,1 mm, 9,9 mm, 10,3 mm, dan untuk Ciprofloxacin 27,7 mm. Semua sampel uji mampu mempertahankan kemampuan antibakterinya hingga lebih dari 72 jam.
Copyrights © 2024