Mundar (Garcinia forbesii) merupakan tanaman yang banyak terdapat di Kalimantan Selatan. Secara empiris, kulit buah mundar digunakan untuk pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan antibakteri ekstrak dan fraksi kulit buah G. forbesii terhadap bakteri Escherichia coli dan Pseudomonas aeruginosa. Kulit buah G. forbesii diekstraksi menggunakan etanol. Fraksinasi dilakukan secara cair-cair. Uji diameter zona hambat dilakukan dengan paper disc. Pengujian dilanjutkan pada uji KHM dan KBM pada konsentrasi 1,5%, 1,25%, 1%, 0,75%, dan 0,5%. Hasil diameter zona hambat ekstrak etanol kulit buah G. forbesii terhadap bakteri Escherichia coli dan P.aeruginosa sebesar 2±0,836 mm dan 5,58±3,200 mm, fraksi n-heksan sebesar 6,75±2,564 mm dan 2,83±1,169 mm, fraksi etil asetat sebesar 6,75±2,444 mm dan 10,33±1,402 mm. Nilai KHM dan KBM fraksi n-heksan terhadap bakteri Escherichia coli adalah 1,5%. Nilai KHM fraksi etil asetat terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa adalah 1,5%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa aktivitas antibakteri yang kuat yaitu fraksi etil asetat kulit buah G. forbesii terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa berdasarkan nilai diameter zona hambat, KHM, dan KBM.
Copyrights © 2023