Gudang sebagai salah satu fasilitas penunjang sebuah perusahaan memiliki berbagai fungsi. Penelitian ini melakukan studi pada proyek pembangunan gudang milik PT Citiplumb di Plosowahyu, Kabupaten Lamongan. Permasalahan yang ditemukan pada pembangunan proyek tersebut adalah terjadinya perbedaan dalam perhitungan kebutuhan volume baja. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan di atas adalah melakukan perhitungan dengan menggunakan software Revit. Revit merupakan aplikasi computer yang diciptakan oleh autodesk, sebuah aplikasi berkonsep BIM (Building Information Modelling). Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis volume kebutuhan baja dan biaya yang diperlukan dengan software Revit dibandingkan metode konvensional. Data dalam penelitian ini antara lain gambar proyek, BoQ dan rencana anggaran biaya (RAB). Data yang sudah diperoleh kemudian diolah dan didesain ulang menggunakan software Revit hingga dilakukan tahap analisis. Hasil analisis software Revit menunjukkan selisih volume pada pekerjaan baja WF 300 sebesar 131,29 Kg, pekerjaan kolom WF sebesar 1.134,33 Kg, pekerjaan balok WF 200 sebesar 4.397,92 Kg, pekerjaan rafter WF 250 sebesar 1.146,83 Kg dan pekerjaan rafter WF 150 sebesar 116,6 Kg. Pada perhitungan biaya, terdapat selisih sebesar Rp 91.822.914,45 atau sebesar 2,02% lebih besar dari perhitungan menggunakan software Revit
Copyrights © 2024