Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal

Pengaruh Penggunaan Agregat Kasar Expanded Polystyrene Berukuran Dua Sentimeter dengan Coating Pasta Semen terhadap Kuat Tekan dan Modulus Elastisitas Beton dengan Metode Non-Destructive Test

Syawal Yudha Pratama (Unknown)
Indra Waluyohadi (Unknown)
Eva Arifi (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2024

Abstract

Beton adalah bahan bangunan yang terdiri dari semen, agregat, dan bahan tambahan, dengan efek lingkungan yang bervariasi tergantung pada komposisi dan metode pembuatannya. Produksi semen yang meningkat drastis selama 20 tahun terakhir mempengaruhi kebutuhan sumber daya dan energi. Salah satu cara mengatasi dampak lingkungan material konvensional pada beton adalah dengan menggunakan limbah industri dan rumah tangga, seperti styrofoam, sebagai pengganti agregat alami pada beton ringan. Beton ringan, dengan berat jenis sekitar 1780 kg/m³, kuat tekan 21 MPa, dan kuat tarik belah 2,1 MPa pada 28 hari, mengurangi beban mati pada struktur. Penambahan expanded polystyrene (EPS) menurunkan densitas beton sambil mempertahankan kekuatannya serta meningkatkan fungsi dari styrofoam itu sendiri, namun berisiko menurunkan kekuatan beton seiring meningkatnya jumlah EPS. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh persentase EPS terhadap modulus elastisitas dan kuat tekan beton, menggunakan lima jenis beton: EPS-25, EPS-50, EPS-100, dan NCA sebagai kontrol. Hasil menunjukkan bahwa agregat kasar EPS dengan lapisan pasta semen menghasilkan nilai kuat tekan dan modulus elastisitas yang lebih rendah dibandingkan dengan agregat kasar alami. Metode pengujian meliputi Hammer Test, UPV, uji kompresi, dan analisis SONREB. Kata Kunci: Expanded polystyrene, Non destructive test

Copyrights © 2024