Pada era modern ini, masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan dan pendapatan mereka, menggeser fokus dari menabung menjadi berinvestasi. Investasi menawarkan peluang dan manfaat menarik, didukung oleh perkembangan teknologi yang memudahkan akses dan informasi. Investasi pada dasarnya melibatkan penanaman dana atau aset dengan harapan memperoleh keuntungan di masa depan, namun selalu diiringi dengan risiko ketidakpastian. Pentingnya memahami hubungan antara return dan risiko menjadi kunci dalam keputusan investasi. Keuangan syariah yang sedang berkembang pesat, menawarkan cara berinvestasi sesuai prinsip Islam. Investasi syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan meningkatnya jumlah saham syariah di Bursa Efek Indonesia. Prinsip investasi syariah menekankan keseimbangan antara potensi keuntungan yang halal dan risiko yang dapat diterima. Artikel ini menguraikan analisis perhitungan return dan risiko, serta membandingkan saham syariah dengan saham konvensional. Melalui metode kualitatif dan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa meskipun saham syariah menawarkan return stabil dan risiko terukur, saham konvensional umumnya memiliki potensi return yang lebih tinggi dengan risiko yang bervariasi. Analisis ini diharapkan dapat memberikan wawasan dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih bijak dan sesuai prinsip syariah.
Copyrights © 2024