Pada salah satu proyek pembangunan smelter di Kalimantan Barat, direncanakan pembangunan jalan akses menggunakan timbunan tanah di atas lapisan geo-membran. Namun cara ini tidak terlalu efektif mengingat intensitas curah hujan yang sangat tinggi di lokasi proyek. Oleh karena itu, optimasi perlu dilakukan untuk mendapatkan metode yang paling efektif dari segi biaya dan penyelesaian jalan akses tepat waktu. Metode optimasi dilakukan dengan membuat matriks perbandingan hasil keluaran simulasi penjadwalan pada perangkat lunak. Dari beberapa metode yang diusulkan, durasi penyelesaian, biaya penyelesaian, dan kebutuhan sumber daya dibandingkan dan diberi skor untuk mendapatkan metode yang paling optimal. Selain itu, emisi karbon yang dihasilkan dari masing-masing metode juga dibandingkan. Dari hasil optimasi disimpulkan bahwa penambahan lapisan batu boulder dengan jumlah optimum merupakan metode yang paling optimal, mengingat waktu yang tersisa dan menghadapi curah hujan yang intensif. Metode optimal ini dapat menghasilkan percepatan durasi konstruksi selama 140 hari, efisiensi biaya sebesar 11,46%, dan pengurangan emisi karbon sebesar 44% dibandingkan dengan metode awal. Metode optimasi ini diharapkan dapat diterapkan untuk pembangunan jalan akses pada tanah lunak di lokasi lain khususnya di wilayah Kalimantan.
Copyrights © 2023