Produktivitas operasi masih menjadi tantangan sektor konstruksi. Keterbatasan ruang dan metode konstruksi turut mempengaruhi hal tersebut. Kondisi ini dialami oleh Universitas Pasundan dalam pembangunan gedung baru. Lokasi yang sempit dan padat mempengaruhi pembangunan gedung tersebut. Untuk itu, penelitian ini melakukan evaluasi produktivitas secara khusus pada operasi pemasangan balok baja berdasarkan data Time Studies, Method Productivity Delay Model (MPDM), Work Sampling dan 5 Minutes Rating. Analisis produktivitas dilakukan dengan menggunakan Method Productivity Delay Model (MPDM), Cycle Chart, Process Chart dan Crew Balance Chart. Hasilnya, evaluasi produktivitas keseluruhan operasi pemasangan balok baja menunjukkan perbandingan presentase pelaksanaan pekerjaan dibanding delay sebesar 62% berbanding 38%. Hasil ini cukup baik mengingat jangkauan proporsi produktivitas pekerja konstruksi berada pada rentang 40-70% dibandingkan dengan 62% pada proyek ini. Peningkatan produktivitas masih dapat dilakukan dengan mencegah delay akibat peralatan; efisiensi jumlah pekerja khususnya peladen; serta optimalisasi durasi masing-masing tugas dengan mengacu pada durasi terbaik yang diperoleh dari hasil pengamatan. Dengan demikian, nilai produktivitas pemasangan tiap batang balok baja dapat meningkat dari 10,36 menit/unit menjadi 6,25 menit/unit. Hasil ini diharapkan dapat menarik penelitian-penelitian serupa dengan objek perhitungan produktivitas yang berbeda untuk menghasilkan data produktivitas operasi konstruksi di Indonesia dan mendorong peningkatan produktivitas di sektor konstruksi.
Copyrights © 2023