Artikel ini membahas mengenai perbedaan ahli hadis dan linguis Arab dalam mendefinisikan teks dhaif. masing-masing dari ahli hadis dan linguis arab memiliki definisi yang berdeda mengenai teks dhaif. hal ini, tentu berpengaruh terhadap inplikasi dan hukum yang terlahir dari perbedaan keduanya tersebut. Adapun untuk metode yang digunakan pada artikel ini ialah kajian pustaka yang segala sumbernya diambil dari beberapa literatur yang terekait dengan bahasan ini.
Copyrights © 2023