Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemikiran pendidikan Ibnu Suhnun tentang hukuman fisik terhadap murid sekolah dasar Islam dalam kitab Adab al-Mu’allimin dan implikasinya terhadap guru dan murid sekolah dasar Islam kekinian. Berdasarkan analisis deskriptif dan content analysis, hasil penelitian menunjukkan bahwa hukuman fisik terhadap murid sekolah dasar Islam menurut Ibnu Suhnun harus dilakukan secara bertahap, mengetahui usia murid yang dipukul, menghindari memukul ketika emosi, memperhatikan alat dan tempat dari bagian tubuh yang dipukul, menghindari kekerasan dan melampaui batas dalam memukul, berlaku adil, dan menjaga perbedaan individu antara sesama murid. Pemberlakuan hukuman fisik tersebut dapat berimplikasi terhadap guru dan murid. Implikasi terhadap guru adalah guru akan hati-hati ketika menjatuhkan hukuman tersebut kepada murid, mendapat hinaan dari masyarakat jika menghukum dengan melampaui batas, guru akan dijauhi oleh murid, dan terputusnya silaturrahmi antara guru dengan murid. Sedangkan implikasi terhadap murid adalah murid akan dendam dan marah kepada guru, merendahkan derajat murid sebagai manusia meskipun masih kecil, mengurangi dan menjauhi tindakan kekerasan kepada murid yang kadang-kadang mengarah kepada tindakan kriminal, murid menghormati dan menaati aturan, murid terbiasa dengan kebenaran, dan kadang-kadang dapat membunuh kepandaian murid sehingga malas belajar.
Copyrights © 2016