Pada umumnya sebuah proxy server harus memiliki performansi yang tinggi, agar dapat melayani permintaan dari sisi Klien yang akan mengakses internet. Penggunaan proxy server saat ini biasanya masih menggunakan konfigurasi standar yang ada pada proxy server tersebut. Konfigurasi ini dapat diatur lagi sedemikian rupa sehingga tercipta suatu proxy server yang handal dan memiliki performansi yang lebih baik. Desain konfigurasi dilakukan dengan mengatur atau mengubah (tuning) beberapa parameter yang ada dalam file konfigurasi aplikasi proxy server dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna di jaringan. Kelebihan dari proxy server yang telah di tuning ini di harapkan mendapatkan hasil ataupun performa yang lebih baik dibandingkan dengan proxy server dengan pengaturan yang masih standar. Aplikasi yang akan digunakan untuk membuat proxy server adalah squid yang berjalan pada sistem operasi Linux debian 5.0. Aplikasi squid paling banyak di gunakan di jaringan lokal maupun internet baik untuk menyimpan cache web, redirect dan blokir beberapa website, manejemen bandwidth hingga ke pembatasan akses.
Copyrights © 2012