Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains

Kajian Standardisasi Prasarana Pada Sekolah SMP Negeri 33 Bandar Lampung

Cahyani, Putri Dea (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2024

Abstract

ABSTRAK Sekolah merupakan lembaga Pendidikan formal dengan tujuan untuk mengembangkan potensi siswa. Faktor penentu keberhasilan dan jalannya proses pembelajaran dengan lancar di sekolah yaitu dengan adanya fasilitas prasarana yang sesuai untuk mendukung dan mempermudah siswa dalam memahami konsep pembelajaran. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 Tanggal 28 Juni meliputi persyaratan minimum untuk prasarana yaitu mencakup lahan, bangunan, ruang-ruang, serta instalasi listrik dan layanan. Semua sekolah harus memenuhi kriteria standar minimum daripada peraturan yang berlaku. Studi kasus penelitian ini adalah SMP negeri 33 Bandar Lampung. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi untuk melakukan survei terhadap kondisi faktual sekolah dan menggunakan teknik analsisis deskriptif untuk mengkaji data dengan menyandingkan pada peraturan dan standar yang berlaku. Hasil analisis menunjukan bahwa prasarana sekolah masih kurang sesuai dan belum memenuhi standar prasarana yang berlaku. Oleh karenanya perlu penyediaan sarana dan prasarana Pendidikan untuk membantu keberlangsungan proses belajar. Kata Kunci: sekolah, standar prasarana, smp, pendidikan ABSTRACT Study Of Infrastructure Standardization In 33 State Junior High Schools In Bandar Lampung. Schools are formal educational institutions with the aim of developing student potential. The determining factor for success and the smooth running of the learning process in school is the existence of appropriate infrastructure to support and make it easier for students to understand learning concepts. Based on the Minister of National Education Regulation Number 24 of 2007 dated June 28, it includes minimum requirements for infrastructure, namely land, buildings, spaces, as well as electrical installations and services. All schools must meet the minimum standard criteria of the applicable regulations. The case study for this research is SMP Negeri 33 Bandar Lampung. The data collection method is carried out by observation to conduct a survey of the school's factual conditions and using descriptive analysis techniques to examine the data by comparing it to applicable regulations and standards. The results of the analysis show that school infrastructure is still inadequate and does not meet applicable infrastructure standards. Therefore, it is necessary to provide educational facilities and infrastructure to help the continuity of the learning process.  Keywords: school, infrastructure standards, junior high school, education

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

teknologi

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Environmental Science Industrial & Manufacturing Engineering Mechanical Engineering

Description

Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains (JRETS) adalah media yang mempublikasikan naskah/tulisan ilmiah orisinil hasil penelitian dan kerekayasaan, ulasan atau komunikasi singkat (review), analisis kebijakan atau catatan penelitian singkat serta pikiran dan pandangan dalam bidang rekayasa, teknologi, ...