Salah satu parameter untuk mengukur kinerja manajemen adalah laba. Manajemen cenderung mengelola laba secara oportunitis karena adanya tekanan yang dibarengi kesempatan berupa lemahnya pengawasan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh Fraud Triangle berupa Financial Stability, Ineffective Monitoring, dan Auditor Switch terhadap manajemen laba perusahaan Consumer Non-Cyclicals. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Data yang digunakan yaitu data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Teknik pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan Financial Stability, Ineffective Monitoring, dan Auditor Switch memiliki pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Namun secara parsial menunjukkan bahwa Financial Stability berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan Ineffective Monitoring dan Auditor Switch berpengaruh tapi tidak signifikan terhadap manajemen laba. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin besar perubahan aset perusahan, semakin besar pula terjadinya praktik kecurangan. Jumlah dewan komisaris independen dan adanya pergantian auditor tidak mengindikasikan terjadinya praktik kecurangan.
Copyrights © 2024