Obesitas di Indonesia semakin meningkat dan merupakan tantangan terbesar dalam kesehatan masyarakat serta peringkat ketiga penyebab gangguan kesehatan kronis, disamping itu obesitas mempunyai kontribusi terhadap peningkatan androgen terutama pada kasus PCOS. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kadar androgen pada wanita obesitas dengan PCOS dan obesitas non PCOS. Metode penelitian ini adalah deskripsi analitik observasional, , sampel adalah 23 wanita obesitas PCOS dan 23 wanita obesitas non PCOS menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan hormon androstenedion dengan ELISA. hasil pemeriksaan di uji menggunakan uji statistik Uji Wilcoxon-Mann Whitney dengan α=0,05, hipotesa diterima jika p value <0,005. Hasil: subyek penelitian berusia 20-35 tahun, berat badan 50-90kg, dengan IMT adalah lebih dari 25%. Kadar androstenedione pada wanita Obesitas PCOS lebih tinggi dibanding wanita Obesitas non PCOS dengan (????̅ ± SD) adalah 2.9078 ± 5.21929. Uji Wilcoxon-Mann Whitney P= 0.000. Kesimpulan: Ada perbedaan yang signifikan kadar hormon androstenedion pada wanita obesitas PCOS dengan wanita obesitas non PCOS.
Copyrights © 2024