Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan terhadap akses pelayanan kesehatan di Indonesia. Dengan fokus pada pemahaman hubungan antara kemiskinan dan perilaku mencari pelayanan kesehatan, penelitian ini menyelidiki faktor sosial ekonomi utama yang berkontribusi terhadap terbatasnya akses ke pelayanan kesehatan di masyarakat miskin. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif, memanfaatkan data sekunder dari sumber terpercaya seperti survei nasional, laporan pemerintah, dan literatur akademik. Dengan memanfaatkan data yang ada, penelitian ini mengadopsi pendekatan komprehensif untuk memahami kompleksitas hubungan antara kemiskinan dan akses kesehatan di Indonesia. Temuan ini menyoroti dampak signifikan dari kemiskinan terhadap perilaku dan pemanfaatan pelayanan kesehatan di kalangan individu di Indonesia. Kemiskinan ditemukan menjadi penghalang utama yang menghalangi individu untuk mencari pelayanan perawatan kesehatan yang diperlukan, mengakibatkan pengobatan yang tertunda atau tidak memadai. Kendala ekonomi, cakupan asuransi kesehatan yang tidak memadai, dan infrastruktur kesehatan yang terbatas diidentifikasi sebagai faktor sosial ekonomi utama yang berkontribusi terhadap terbatasnya akses ke pelayanan kesehatan di masyarakat miskin. Selain itu, penelitian ini mengungkapkan adanya kesenjangan yang mencolok dalam ketersediaan dan kualitas pelayanan kesehatan antara daerah miskin dan tidak miskin di Indonesia. Daerah miskin sering kekurangan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan profesional, dan pasokan medis penting, memperburuk tantangan yang dihadapi oleh individu yang hidup dalam kemiskinan. Kesimpulannya, kemiskinan secara signifikan mempengaruhi perilaku dan pemanfaatan pelayanan kesehatan di Indonesia, memperburuk kesenjangan kesehatan di masyarakat. Mengatasi faktor sosial ekonomi utama yang mendasari terbatasnya akses ke pelayanan kesehatan di masyarakat miskin sangat penting untuk meningkatkan hasil pelayanan kesehatan di Indonesia.
Copyrights © 2024