RPA Saliman Riyanto Raharjo, sebuah perusahaan pelopor di industri pemotongan ayam di Indonesia, menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan jumlah tenaga kerja pada unit pemotongan mereka. Dengan kapasitas produksi harian sebanyak 24.000 ekor ayam potong, perusahaan ini berupaya menentukan jumlah tenaga kerja ideal untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kesejahteraan karyawan. Penelitian ini menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) untuk menganalisis beban kerja dan menetapkan ukuran tenaga kerja yang diperlukan secara efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai FTE sebesar 4.11 mengindikasikan kebutuhan akan empat karyawan untuk mengelola operasi mesin pemotongan dengan efisien. Studi ini tidak hanya mengidentifikasi ukuran tenaga kerja yang optimal tetapi juga menekankan pentingnya menyelaraskan beban kerja dengan kapasitas tenaga kerja untuk menghindari ketidakefisienan operasional dan stres karyawan, yang berkontribusi pada produktivitas yang lebih baik dan pengurangan biaya operasional. Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang perencanaan tenaga kerja menggunakan metode FTE, memastikan sumber daya tenaga kerja dimanfaatkan secara optimal tanpa mengompromikan kualitas kerja atau kesejahteraan karyawan.
Copyrights © 2024