Pendahuluan: Salah satu penyebab dari kejadian stunting adalah karena kurang adanya dukungan sosial untuk pencegahan stunting. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi adakah hubungan antara dukugan sosial dengan pencegahan stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Variabel independen adalah dukungan sosial dan variabel dependen adalah pencegahan stunting. Teknik sampling yang digunakan adalah proportionate random sampling. Instrumen penelitian untuk variabel independen menggunakan kuesioner dukungan sosial dan variabel dependen menggunakan kuesioner pencegahan stunting. Uji hipotesis pada penelitian ini iji statistik Rank Spearman test. Hasil: Sebagian besar responden berada dalam kelompok dewasa awal yaitu di usia 26-35 tahun (40%), pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (46,7%), pendidikan terakhir adalah SMP (40%). Sebagian besar juga responden tinggal dengan keluarga inti (60%) dan usia anak sebagian besar 2-3 tahun yang tergolong batita (40%). hasil pengukuran terhadap dukungan sosial pada Ibu Balita adalah pada kategori tinggi (83,3%) dan pencegahan stunting pada ibu balita adalah sudah baik (80%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki hubungan terhadap pencegahan stunting pada Ibu balita (p=0,000). Kesimpulan: dukungan sosial memiliki hubungan yang signifikan dengan pencegahan stunting.
Copyrights © 2024