Motivasi adalah latar belakang seseorang melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan ataupun hasil yang ingin didapatkan. Motivasi dalam kegiatan belajar dapat menumbuhkan semangat dan juga mendorong siswa untuk melakukan kegiatan belajar. Pembelajaran musik pada middle childhood dapat mempengaruhi perkembangan Intelegent Quotion yaitu kecerdasan seseorang, dan juga dapat mempengaruhi Emotional Quotion yaitu kecerdasan emosional seseorang. Selain itu peranan musik bagi anak juga untuk melatih fungsi keseimbangan perkembangan otak kiri dan kanan. Musik yang dimaksud adalah musik yang memiliki irama dan nada-nada yang teratur seperti musik klasik, ataupun musik instrumental. Pentingnya motivasi sebagai penggerak untuk mencapai suatu tujuan di dalam proses belajar membuat peneliti ingin melihat secara spesifik gambaran motivasi middle childhood sewaktu belajar piano. Alat ukur yang digunakan dalam peneltian ini adalah Motivation for Learning Music (MLM) questionnaire. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 122 responden. Adapun responden dalam penelitian ini adalah anak-anak berumur 8-12 tahun yang sedang mengikuti kegiatan belajar piano di beberapa tempat les dengan masa belajar minimal enam bulan lamanya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner pada responden, dan juga memberikan informed consent kepada orang tua responden. Dari hasil olah data menunjukkan dimensi yang paling menonjol sebagai motivasi pendorong middle childhood dalam mengikuti pembelajaran piano adalah dimensi Intrinsic motivation (IM) dimana sesorang melakukan sesuatu kegiatan karena memang berminat dan senang dalam melakukannya. Hasil penelitian ini menunjukkan anak-anak yang mengikuti kegiatan belajar mempunyai motivasi dalam melakukan kegiatan belajar musik yang dilakukan
Copyrights © 2024