Perkembangan ekonomi kreatif (ekraf) di Indonesia mendorong kebutuhan informasi bagi para pelakunya. Perpustakaan umum, termasuk Dinas Perpustakaan Kota Medan(Disperpusar), memiliki peran penting dalam menyediakan akses informasi bagi pelaku ekonomi kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Disperpusar dalam menyediakan akses informasi bagi pelaku ekonomi kreatif. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disperpusar telah menyediakan berbagai layanan untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif, seperti koleksi buku dan bahan pustaka tentang ekonomi kreatif, layanan informasi digital, program inklusi sosial yang melibatkan masyarakat, ruang baca dan belajar serta layanan lainnya.
Copyrights © 2024