Latar Belakang : Kesulitan makan merupakan keadaan dimana anak tidak mampu untuk makan dan menolak makanan tertentu. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi kejadian kesulitan makan pada anak yaitu masalah kesehatan pada anak dan faktor nutrisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor nutrisi meliputi riwayat pemberian MPASI, pola penerapan Basic Feeding Rules (BFR) terhadap kesulitan makan pada anak.Metode Penelitian : Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Banyumanik dengan jumlah responden sebanyak 39 orang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel secara purposif sampling. Kuesioner pemberian MPASI, penerapan BFR dan kesulitan makan menggunakan kuesioner yang pernah digunakan pada penelitian sebelumnya. Analisis menggunakan uji statistika chi-square.Hasil : Mayoritas anak berjenis kelamin laki-laki (53,8%), pendidikan ibu SMU/SMK (46,2%), ibu tidak bekerja (66,7%), pemberian MPASI tidak sesuai pedoman (56,4%), penerapan BFR sedang (46,2%), serta mengalami kesulitan makan (82,1%). Terdapat hubungan signifikan antara riwayat pemberian MPASI (p=0,030) dan penerapan BFR (p=0,000) terhadap kejadian kesulitan makan anak usia 24-36 bulan.Kesimpulan: Pemberian MPASI yang sesuai dan penerapan BFR yang tepat dapat membantu anak dalam proses belajar makan serta membiasakan kebiasaan makan yang baik pada anak sehingga mencegah kesulitan makan pada anak.
Copyrights © 2023