Pelaksanaan pemutaran pembacaan murattal surat Al-Kahfi pada hari Jum’at di Pondok Pesantren Annuqayah adalah semacam tradisi yang turun temurun dilakukan dilakukan para santri mengenai pembacaan al-Qur’an. Penelitian ini akan mengkaji tentang proses atau pengaplikasian pemutaran pembacaan Murattal Surat Al-Kahfi menjelang Shalat Jum’at di Pondok Pesantren Annuqayah. Dengan menggunakan penelitian kualitatif yaitu studi kasus atas pembacaan dan pemutaran murattal surat al-Kahfi sebelum shalat jum’at di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk Sumenep Madura. Penelitian ini menggunakan tiga metode dalam prses pengumpulan data dengan metode Observasi, Interview (wawancara), dan dokumentasi sebagai pendukung data yang diproleh selama melakukan obeservasi dan interview. Sehingga dalam kajian ini mempunyai kesimpulan bahwa pemutaran pembacaan murattal surat al-Khafi di Pondok Pesantren Annuqayah. Dalam pelaksanaannya, pemutaran tersebut juga ada kebiasaan para santri membaca ayat-ayat al-Qur’an. Yaitu satu surat Al-kahfi yang dibaca pada hari atau malam Jum’at oleh masyarakat santri. Ada beberapa resepsi masyrakat santri yang digunakan dalam pemutaran murattal tersebut. Pertama secara simbolis, para santri memaknai terhadap surat tersebut yang dibaca. Kedua, dianggap sebagai praktik relegius. Para santri membaca surat al-khafi di hari atau malam jum’at sebagai praktik keagamaan. Ketiga, sebagai tradisi material, para santri membaca surat al-kahfi pada hari dan malam jum’at menganggap sebagai taradisi kebaikan yang sudah berkembang. Secara konstruksi pengetahuan masyarakat santri mengenai pembacaan ayat al-qur’an bisa terbentuk melalui sosiologi pengetahuan yag melalui proses Eksternalisasi, Objektivikasi, dan Internalisasi. Kata Kunci: Living Qur’an, QS. Al-Kahfi, Sosiology of knowledge.
Copyrights © 2024