Pelayanan swamedikasi merupakan praktek pelayanan yang tinggi dilakukan oleh tenaga kefarmasian, salah satunya pelayanan swamedikasi tetes mata. Hal ini menuntut peran apoteker dan TTK yang cukup tinggi, salah satunya dalam pemberian informasi obat. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian media edukasi e-booklet terhadap tingkat pengetahuan tenaga kefarmasian pada pemberian informasi obat swamedikasi tetes mata. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental: non-equivalent control group design menggunakan metode probability sampling dengan teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling. Sampel pada penelitian ini merupakan 96 tenaga kefarmasian yang bekerja di apotek se-kota Pekanbaru. Data dianalisis dengan uji Mann Whitney dengan hasil yang signifikan pada kelompok perlakuan saat pre test dan post test dengan nilai p=0,001 (p
Copyrights © 2023