Salah satu permasalahan kesehatan yang sedang menjadi fokus pemerintah dalam satu dekade terakhir adalah percepatan penurunan prevalensi stunting. Kasus stunting tertinggi di Provinsi Jawa Tengah terjadi di Kabupaten Brebes dengan angka presentase sebesar 29,1%. Angka tersebut meningkat 2,8 poin dari hasil SSGI pada tahun sebelumnya sebesar 26,3%. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, penelitian dilaksanakan di Kecamatan Bulakamba dengan sasaran keluarga yang memiliki anak yang mengalami stunting. Penelitian mengevaluasi proses hingga capaian program dengan pendekatan evaluasi model CIPP. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif statistik dan analisis kualitatif model interaktif. uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber data. Hasil penelitian menjelaskan program percepatan penurunan stunting di Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes sudah dilaksanakan dengan baik namun masih mengalami beberapa hambatan pada implementasi yang berdampak pada capaian program. Konteks program (Context) didasarkan pada program strategis nasional sektor kesehatan dan pembangunan manusia. Pemerintah juga mengalokasi sumber daya (input) untuk pelaksanaan program percepatan stunting. implementasi program (Process) sudah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan sistem tata kelola dan pedoman pelaksanaan, namun masih terkendala dalam sistem kordinasi dan singkronisasi kewenangan intervensi stunting melalui pemberian makanan tambahan. Produk yang dihasilkan (Product) berupa penurunan stunting dan perubahan pola hidup sehat masyarakat, khususnya ibu dan balita sudah cukup optimal. Perlambatan penurunan stunting pada desa yang tingkat prevelensinya tinggi disebabkan beberapa faktor antara lain pernikahan usia dini, ibu sebagai pekerja pabrik dan kemiskinan ekstrim yang dialami oleh keluarga sejak masa kehamilan ibu. Akibat makanan yang dikonsumsi ibu selama hamil kurang bergizi sehingga janin tidak mendapatkan cukup nutrisi. Akhirnya, pertumbuhan janin dalam kandungan mulai mengalami hambatan dan terus berlangsung hingga setelah kelahiran. Kata Kunci: Evaluasi Program, Kebijakan Publik, Kemiskinan, Kesehatan Ibu dan Anak, Stunting
Copyrights © 2024