Kajian tentang pengaruh bahan baku dan konsentrasi pupuk organik cair (POC) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sudah banyak diteliti. Penelitian bertujuan untuk mencari teknik aplikasi pupuk organik cair yang efektif berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong. Percobaan faktorial dengan perlakuan faktor satu adalah bahan baku pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang terdiri dari 8 level yaitu P1 = diberi POC dari campuran 6 bahan baku, P2 = diberi POC dari limbah sayuran, P3 = diberi POC dari limbah buah, P4 = diberi POC dari limbah kecambah, P5 = diberi POC dari limbah makanan (catering), P6 = diberi POC dari limbah ikan lele (jerohan), dan P7 = diberi POC dari limbah potong hewan (darah). Perlakuan Faktor dua adalah cara pemberian POC yang terdiri dari disemprot (B1), disiram atau dikocor (B2), dan disemprot dan disiram (B3). Pemberian POC dengan cara disiram atau dikocor berpengaruh paling bagus terhadap hasil tanaman terong ditunjukkan pada variabel jumlah buah 13,95 buah per tanaman dan berat buah 1.621,32 g per tanaman berbeda nyata dengan pemberian dengan cara disemprot jumlah buahnya 8,64 buah per tanaman dan berat buah 982,09 g pert tanaman. Pengembangan tanaman sayuran dalam sistem urban farming direkomendasikan memakai POC dari limbah makanan catering yang selama ini tersedia banyak di masyarakat dan aplikasinya dengan cara disiram atau dikocor.
Copyrights © 2024