Pendidikan adalah aspek krusial yang harus diperoleh setiap anak di Indonesia. Pendidikan berperan penting dalam menumbuhkan dan mengembangkan potensi mental, moral, dan fisik. Namun, saat ini ada tantangan dalam proses pendidikan, seperti di SMPN 5 Tulungagung, di mana banyak siswa kurang memahami materi jika guru hanya menggunakan metode ceramah. Siswa juga kurang percaya diri dan tidak berpikir kritis. Penelitian ini dilakukan di SMPN 5 Tulungagung, Jawa Timur, dengan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi, berfokus pada penerapan metode Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran PPKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL memberikan hasil belajar yang signifikan melalui lima langkah: Mengorientasikan Siswa pada Masalah, Mengorganisasi Siswa untuk Belajar, Membimbing Penyelidikan Siswa, Mengembangkan Solusi, serta Menyajikan dan Mengevaluasi Hasil Karya. Dari hasil penelitian menunjukkan dari kelas 7B siswa yang memperoleh nilai Sangat Baik ada 9 siswa, siswa yang mendapat nilai Baik (B) sejumlah 18 siswa, Siswa yang mendapat Cukup (C) sejumlah 6 siswa. Sedangkan pada data yang diperoleh pada kelas 7C menunjukkan bahwa siswa yang mendapat nilai Sangat Baik (A) sejumlah 9 siswa, siswa yang mendapatkan Baik (B) sejumlah 16 siswa, siswa yang mendapat nilai Cukup (C) sejumlah 8 siswa. Kesimpulannya hasil belajar menunjukkan bahwa terbukti nilai dari banyak siswa naik diatas rata-rata dan siswa lebih meningkatkan kepercayaan diri serta dapat memecahkan permasalahan dengan baik.
Copyrights © 2024