Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD) pada Badan Pendapatan Daerah Kota Surabaya. SAKD merupakan instrumen penting dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah, yang dirancang untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan studi dokumentasi terhadap pihak terkait di Badan Pendapatan Daerah Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAKD di Badan Pendapatan Daerah Kota Surabaya telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan, namun masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan keterlambatan dalam pemutakhiran teknologi informasi. Faktor-faktor seperti komitmen manajemen, pelatihan berkelanjutan, dan dukungan teknologi yang memadai ditemukan memiliki peran penting dalam efektivitas penerapan SAKD. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun penerapan SAKD di Kota Surabaya relatif baik, perbaikan lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut dan meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah.
Copyrights © 2024