Pendahuluan: Peradangan pada mukosa lambung yang disebabkan oleh faktor iritasi mukosa lambung dan ditandai dengan peningkatan keasaman pada lambung merupakan definisi gastritis. Berdasarkan data World Health Organization angka kejadian gastritis di dunia berkisar 1,8 – 2,1 juta dari jumlah penduduk setiap tahunnya. Data Kemenkes RI kejadian gastritis di Indonesia khususnya provinsi Jawa Barat mencapai 31,2% jumlah penduduk sebanyak 48.683.861 jiwa. Tujuan: Untuk melakukan asuhan keperawatan dengan fokus masalah keprawatan nyeri akut menggunakan intervensi relaksasi otot progresif. Metode: Penulisan menggunakan metode deskriptif dan berbentuk studi kasus menggunakan proses pendekatan asuhan keperawatan diantaranya pengkajian, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subjek untuk studi kasus yaitu satu klien yang menderita gastritis dengan keluhan nyeri akut. Teknik pengumpulan data menggunakan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Hasil riset: Hasil studi kasus menunjuka perubahan setelah dilakukan relaksasi otot progresif dibuktikan dengan hasil akhir yaitu evaluasi yang dilakukan didapatkan hasil pasien tampak rileks, skala nyeri berkurang awalnya skala nyeri 4 setelah dilakukan intervensi selama 2 hari skala nyeri menjadi 2. Kesimpulan: Kesimpulan dari asuhan keperawatan yang mengalami gastritis ketika pengkajian data yang muncul adanya nyeri tekan dibagian abdomen kuadran kiri atas dan skala nyeri 4 rentang dari (0-10). Diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan iritasi mukosa lambung. Untuk intervensinya yaitu relaksasi otot progresif. Dalam tindakannya dapat berjalan lancar sampai dengan evaluasi dapat mengurangi skala nyeri klien.
Copyrights © 2021