Pada masa pandemi COVID-19, pembelajaran mengalami perubahan signifikan dari tatap muka menjadi daring. Salah satu contoh implementasi pembelajaran daring adalah di SMA Negeri 102 Jakarta, yang menggunakan aplikasi Moodle (Modular Object Oriented Dynamic Learning Environment) AIOCBT. Implementasi aplikasi Moodle dalam pembelajaran di SMA Negeri 102 Jakarta telah dilakukan untuk membantu guru dan murid terhubung selama masa pandemi. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana keefektifan media pembelajaran Moodle dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan framework COBIT 5 untuk mengukur tingkat kemampuan aplikasi Moodle dalam domain Deliver, Service and Support, serta Monitor, Evaluate and Asses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada domain Deliver, Service and Support, nilai rata-rata adalah 3,89 dengan nilai gap sebesar 0,96. Sedangkan pada domain Monitor, Evaluate and Asses, nilai rata-rata adalah 3,91 dengan nilai gap sebesar 1,09. Berdasarkan evaluasi tata kelola sistem IT menunjukkan bahwa aplikasi Moodle berada pada level Predictable Process.
Copyrights © 2024