Mataram merupakan kota yang tingkat pertumbuhan dan perkembangan penduduk nya cukup pesat, perkembangan dan pertumbuhan yang cukup pesat membuat volume penggunaan kendaraan juga semakin bertambah baik itu dari penggunaan barang ataupun jasa. Aktivitas dari penduduk yang berada pada daerah perkotaan membuat adanya kawasan tarikan dan kawasan bangkitan yang meningkatkan kebutuhan lalu lintas. Jalan lingkar biasanya dijadikan solusi untuk mengurangi kemacetan dikarenkan adanya kebutuhan yang cukup meningkat terhadap lalu lintas hal tersebut dapat terjadi, di kota Mataram sehingga berakibat terjadinya penumpukan, tetapi ada beberapa ruas jalan yang sangat efektif digunakan untuk mencapai kawasan tarikan yang akan kita tuju. Untuk mengetahui jalan mana yang lebih efektif untuk menuju kawasan tarikan kita dapat menggunakan matrik asal tujuan dengan metode matriks asal tujuan Berdasarkan keadaan jalan lingkar tembolak kita dapat melakukan penelitian terkait perbandingan 2 ruas jalan mana yang lebih efektif digunakan untuk menuju kawasan tarikan. Hasil dari perhitungan yaitu Untuk nilai kapasitan mendapatkan nilai sebesar 70425 smp/jam dari semua lengan yang ada pada Bundaran Tugu Metro Mataram. Dan nilai DS sebesar 0.24 menyatakan bahwa jalan tersebut tidak jenuh dan jalan yang efektif digunakan yaitu 2 lengan yaitu lengan A dan lengan B berdasarkan faktor dari tarikan dan bangkitan.
Copyrights © 2024