Hingga saat ini, serat sintetis telah menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan karena sulit terurai. Salah satu upaya penyelesaiannya adalah dengan mengurangi penggunaan serat sintetis dan menggantinya dengan serat alam. Sebagai salah satu sumber daya alam yang berkelanjutan, bambu menjadi alternatif yang menjanjikan untuk menggantikan serat sintetis. Namun, belum ada penelitian yang menginvestigasi bagaimana komposit serat bambu bertahan terhadap paparan cuaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dampak paparan cuaca terhadap densitas komposit poliester dengan serat bambu petung ( Dendrocalamus Asper ). Penelitian ini mencakup tiga jenis spesimen, yakni poliester murni, komposit poliester serat bambu petung tanpa perlakuan alkali, dan komposit poliester dengan perlakuan alkali. Pembuatan komposit dilakukan menggunakan metode hand lay-up, sementara perlakuan paparan cuaca dilakukan secara alami selama enam bulan. Hasil menunjukkan adanya fluktuasi densitas pada semua jenis spesimen, dengan peningkatan densitas hingga puncaknya pada bulan Februari, diikuti penurunan hingga bulan April. Densitas tertinggi tercatat pada bulan Februari, dengan nilai densitas poliester murni mencapai 1,193 gr/cm3, komposit dengan perlakuan alkali mencapai 1,173 gr/cm3, dan komposit tanpa perlakuan alkali mencapai 1,169 gr/cm3.
Copyrights © 2024