Pada tahun 2019 sekitar 23,1%. anak balita usia dini di Indonesia menderita penyimpangan perkembangan seperti penyimpangan dalam motorik kasar, motorik halus, serta penyimpangan mental emosional. Dari hasil studi pendahuluan, didapatkan ternyata ibu tidak memahami manfaat bermain. Tujuan penelitian untuk diketahui hubungan pengetahuan ibu tentang manfaat bermain dengan perkembangan anak usia prasekolah di RA Mambaul Ulum Gedung Karya Jitu 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan rancangan penelitian analitif korelatif. Populasi dalam penelitian ini 45 orang dengan teknik sampling purposive sampling, dan didapatkan saple 36 orang. Analisa data bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian ibu yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 19 responden (52.8%). Status perkembangan anak terbanyak adalah status perkembangan meragukan sebanyak 19 orang anak (52.8%). Hasil uji statistik menggunakan chi square didapat nilai p-value 0.018, yang artinya terdapat hubungan pengetahuan ibu tentang manfaat bermain dengan perkembangan anak usia prasekolah di RA Mambaul Ulum Gedung Karya Jitu 2023. Saran kepada orangtua diharapkan dapat mengajak anaknya untuk bermain sehingga didapatkan perkembangan anak yang sesuai dengan usianya, dengan cara memberikan stimulus yang baik. Kata Kunci : Manfaat bermain, pengetahuan, perkembangan anak
Copyrights © 2024