Studi tentang konsep integrasi pasar memungkinkan pemahaman terhadap dinamika perubahan harga dalam suatu pasar. Riset ini berfokus pada evaluasi integrasi pasar beserta pengukuran elastisitas transmisi harga garam di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kumpulan data yang diperiksa mencakup periode dari bulan Februari 2021 hingga Juli 2023, yang terdiri dari 42 data time series. Pendekatan ini mengambil harga garam dari berbagai level: petani, pedagang, dan konsumen. Dalam menilai integrasi pasar dapat menerapkan model Index of Market Connection (IMC), sementara dalam menentukan ukuran elastisitas transmisi harga digunakannya pendekatan elastisitas transmisi harga. Hasil yang diperoleh mengungkapkan adanya integrasi pasar yang lemah antara harga garam di tingkat petani dan tingkat pedagang dan konsumen dalam jangka pendek, yang ditandai dengan nilai IMC lebih besar dari satu. Namun, ketika dilihat dari perspektif jangka panjang, terdapat bukti adanya integrasi yang kuat, dimana nilai b2 melebihi 0,5. Sudut pandang elastisitas transmisi harga menunjukkan bahwa hubungan antara harga di tingkat pedagang dan konsumen terhadap tingkat petani tidak efisien, dengan karakteristik transmisi harga yang inelastis, ditandai oleh elastisitas lebih kecil dari satu.
Copyrights © 2024