Kemajuan teknologi telah memunculkan banyak produk disenfektan instan seperti hand sanitizer gel. Namun, pembersih tangan sering kali mengandung alkohol 60-90% sebagai bahan aktifnya, dan penggunaan alkohol dalam jumlah besar secara terus-menerus dapat mengeringkan dan mengiritasi kulit. Daunxnangka (ArtocarpusxheterophyllusxL.) yang mengandung flavonoid dengan sifat antioksidan dan antibakteri dapat digunakan sebagaixbahanxpembuatanxhand sanitizer. Waktu pembuatan hand sanitizerxtradisional cukup lama sehingga diperlukan formulasi yang praktis dan stabil untuk penyimpanan jangka panjang. Gel dipilih karena kemampuannya yang cepat kering, menghasilkan lapisan yang mudah dibersihkan, dan membuat kulit terasa sejuk. Pengaruh komponen gel sangat penting untuk menjaga stabilitas. Penelitian ini bersifat eksperimental di laboratorium. Formula gel optimal ditentukan dengan memvariasikan konsentrasi ekstrak daun nangka. Uji stabilitas fisik dilakukan untuk memastikan gel memenuhi standar mutu yang diharapkan, keamanan dan khasiat serta daya tahan selama penyimpanan. Gel yang memenuhi kriteria yang ditetapkan dianggap sebagai produk terbaik setelah dilakukan uji stabilitas fisik, meliputi pengamatan organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya rekat dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel dengan konsentrasi ekstrak etanol daun nangka 1% terpilih sebagai sampel terbaik dan dianggap berhasil karena stabilitas fisik yang baik, sehingga cocok untuk aplikasi praktis dan efektif dalam penggunaan sehari-hari.
Copyrights © 2024