Bambu mempunyai sifat mekanik yang baik karena hampir menyerupai sifat mekanik baja. Bambu dapat digunakan pada konstruksi bangunan sipil sebagai material alternatif pengganti baja seperti perkerasan kaku jalan raya (rigid pavement). Pada rigid pavement baja digunakan sebagai tulangan yang berfungsi untuk menahan retak susut akibat suhu dan menambah kapasitas beban jalan. Penelitian ini menggunakan bambu pada rigid pavement. Spesimen yang dibuat adalah meshing tulangan bambu dan baja dengan panjang 5 m dan lebar 3,5 m, diameter 12 mm dan tulangan dipasang pada jarak setiap 100 mm. Meshing tersebut masingmasing dipasang pada tiap segmen jalan yang berukuran panjangxlebarx tinggi yaitu 3,5m x 5m x 0,3m pada kedalaman 20 cm dari permukaan jalan. Uji dilakukan dengan menggunakan beban kendaraan yang divariasikan mulai dari 1000 Kg sampai dengan 14000 Kg dan diamati responnya seperti defleksi, regangan, tegangan. Defleksi terbesar pada perkerasan rigid pavement tulangan bambu adalah 0,6 mm pada beban 9323 Kg. Tegangan maksimum yang dihasilkan pada tulangan baja memanjang dan melintang adalah 1062,6 Kg/cm2 dan 686,7Kg/cm2 dengan nilai E baja 2100000Kg/cm2 , sedangkan pada bambu tegangan terbesar yang dihasilkan adalah 118,62Kg/ cm2 dan 86,87Kg/ cm2 dengan nilai E bambu 313810Kg/cm2 pada kondisi ini tegangan yang terjadi masih dalam batas elastis. Hasil penelitian menunjukkan bambu layak dipakai sebagai tulangan pada rigid pavement
Copyrights © 2017