Tujuan dari riset ini adalah untuk mengidentifikasi serta mendeskripsikan potensi Provinsi Jawa Barat dalam inisiasi konsep klaster industri Bahan Baku Obat (BBO) Amoksisilin. Metode yang digunakan menggunakan rancangan analisis deskriptif yang didukung teknik analisis klaster industri. Analisis klaster industri dilakukan dengan memetakan para aktor dari klaster industri. Jumlah responden sebanyak 4 orang (1 Orang dari Industri, 2 orang periset di BRIN dan 1 orang akademisi ITB), pemilihan responden dilakukan menggunakan pertimbangan keterwakilan lembaga/institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat memiliki potensi sebagai pusat dari inisiasi konsep klaster industri BBO Amoksisilin dikarenakan: (1) Adanya industri yang akan memproduksi BBO Amoksisilin serta didukung oleh lembaga riset dan inovasi yaitu BRIN dan ITB. Meski hingga saat ini mayoritas industri belum ada di dalam negeri terutama sektor hulu (raw material dan intermediate material). Provinsi Jawa Barat diharapkan dapat memfasilitasi hadirnya industri-industri sektor hulu tersebut; (2) Adanya potensi pengembangan industri pendukung klaster industri BBO baik itu industri peralatan produksi dan industri eksipien (bahan baku tambahan untuk mengubah BBO menjadi obat) dan (3) Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia menjadi potensi pasar dalam negeri terbesar untuk obat Amoksisilin
Copyrights © 2022