Penurunan faktor skala pengujian ataupun skala geometri pada kondisi laboratorium ini tentu sangat berpengaruh pada performa dari rotor secara signifikan sebagai akibat dari penurunan skala geometri maupun kondisi terowongan angin yang digunakan dalam pengujian. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan pengujian skala laboratorium terhadap performa turbin angin rotor tunggal melalui penurunan faktor skala geometri rotor turbin. Model blade rotor turbin angin menggunakan seri airfoil S826 yang dikeluarkan oleh NREL (National Renewable Energy Laboratory), diameter rotor pada skala lapangan (full scale) adalah 0,944 m. Penurunan faktor geometeri rotor turbin dari 30%, 26,5 % dan 25 % menunjukkan presentasi koefisien daya turbin terhadap turbin full scale (D=0,944m) mengalami penurunan. Presentasi penurunan koefisien daya turbin 1 dengan Cp/Cp,full = 8,94 %, dan masing-masing turbin 2 dan turbin 3 adalah 1,74% dan 0,69 %. Sedangkan presentasi penurunan TSR turbin 1 dengan TSR/TSR,full = 72,63%, dan masing-masing turbin 2 dan turbin 3 adalah 32,49 % dan 21,5 %.
Copyrights © 2023