Abstrak. Depresi merupakan salah satu masalah kejiwaan yang banyak terjadi saat ini. Penggunaan antidepresan untuk mengatasi gangguan depresi memiliki efek samping yang serius bagi penggunanya. Alternatif pengobatan gangguan depresi dapat dilakukan dengan pemanfaatan bahan alam. Beberapa tanaman dari suku Malvaceae diketahui berpotensi sebagai antidepresan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi, golongan senyawa aktif serta mekanisme kerjanya sebagai antidepresan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Study Literature Review. Penelusuran pustaka dilakukan dengan menggunakan kata kunci “antidepresan”, “antidepressant”, “famili Malvaeae” dan “in vivo”. Berdasarkan hasil penelusuran pustaka yang diperoleh, didapatkan sebanyak 6 tanaman dari suku Malvaceae yang telah terbukti memiliki aktivitas antidepresan. Tanaman-tanaman tersebut adalah Abelmoschus manihot (L.) Medik, Adansonia digitata L., Ceiba aesculifolia (Kunth) Britten & Baker fill, Hibiscus rosa-sinensis L., Hibiscus sabdariffa Linn. dan Hibiscus syriacus L. Golongan senyawa yang berperan sebagai antidepresan adalah golongan flavonoid dengan mekanisme kerja penghambatan monoamina oksidase (MAO) dan reuptake neurotransmiter serotonin, penurunan kadar kortikosteron dan peningkatan kadar brain-derived neurothrophic factor (BDNF).
Copyrights © 2024