Stunting masih menjadi permasalahan dalam gizi anak, walaupun angka kejadian sudah menurun akan tetapi masih menjadi prioritas masalah dikarenakan pemerintah menetapkan target angka stunting ini sebesar 14% di tahun 2024. Salah satu faktor dari ibu adalah perilaku atau kebiasaan pemberian makan yang kurang baik dimana ibu belum memberikan asupan gizi yang baik dan cukup. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis kebiasaan makan pada anak pada balita stunting. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian case kontrol. Pada penelitian ini variabel independen adalah pola konsumsi makanan, sedangkan variabel dependen stunting. Penelitian ini lakukan di Posyandu wilayah kerja Kecamatan Grogol pada bulan Februari 2024 dengan jumlah responden sebanyak 30 balita stunting dan 30 balita normal. Instrument penelitian menggunakan microtoise klasifikasi status gizi dan kuesioner pola pemberian makanan. Hasil penelitian menunjukkan kebiasaan makan yang tepat memiliki pengaruh yang signifikan (p value 0,04). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebiasaan makan yang tidak tepat meningkatkan peluang terjadinya stunting.
Copyrights © 2024