Penelitian ini membahas kompleksitas interaksi antara korporatisme negara dan kebijakan ekonomi privatisasi dalam konteks pembangunan suatu negara, dengan fokus pada dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi, kebijakan publik, dan ketidaksetaraan. Melalui analisis kualitatif dengan menggunakan data sekunder, penelitian ini menggambarkan bahwa korporatisme negara cenderung menciptakan stabilitas ekonomi namun juga berisiko terhadap korupsi dan ketidaksetaraan. Sebaliknya, kebijakan ekonomi privatisasi dapat meningkatkan efisiensi ekonomi tetapi berpotensi menghadirkan tantangan terkait layanan publik dan ketidaksetaraan akses. Era globalisasi menambah dinamika kompleks, mengharuskan negara mencari keseimbangan yang tepat. Konflik potensial antara kedua pendekatan tersebut menekankan perlunya perencanaan dan regulasi yang bijaksana guna mencapai pembangunan berkelanjutan dan inklusif. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang interaksi tersebut, memberikan landasan untuk pengambilan kebijakan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Copyrights © 2024