Penelitian ini mendeskripsikan hasil evaluasi yang dilakukan pada usaha mikro kecil dan menengah di Kota Denpasar terkait sejauh mana kesiapan entitas menerapkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesiapan industri kreatif di Kota Denpasar dalam menerapkan SAK EMKM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengambil sampel pada UMKM Industri Kreatif di Kota Denpasar sejumlah 74 pelaku UMKM. Proses pengambilan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner kepada para pelaku UMKM. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM Industri Kreatif di Kota Denpasar belum siap untuk menerapkan SAK EMKM. Hal ini dipicu oleh beberapa faktor yaitu pencatatan keuangan yang belum lengkap, pemahaman terhadap SAK EMKM yang masih rendah, penerapan SAK EMKM yang belum efektif serta sistem informasi akuntansi sebagian besar masih manual
Copyrights © 2024