Mesin produksi merupakan salah satu faktor produksi yang harus dioptimalkan penggunaannya. Autoclave adalah mesin yang digunakan untuk menghasilkan tekanan tinggi dan suhu yang stabil untuk proses curing atau pengeringan material komposit, seperti serat karbon dan resin epoxy, yang banyak digunakan dalam pembuatan struktur pesawat terbang. Dalam penggunaan mesin ini umumnya terjadi beberapa masalah, hal tersebut tentunya mengganggu keseluruhan proses produksi. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dan akibat kerusakan pada subsistem Mesin Autoclave yang memiliki nilai RPN tertinggi serta langkah yang tepat untuk menanggulangi kerusakan yang terjadi pada komponen kritis Mesin Autoclave. Metode yang digunakan untuk penelitian adalah menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Valve Pneumatic dengan nilai RPN sebesar 196 dan Heating coil & Cooling coil dengan nilai RPN sebesar 192. Nilai RPN risiko tersebut berada diatas 148.83 yang merupakan nilai kritis RPN.
Copyrights © 2024