Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh inflasi (nilai tukar), suku bunga, modal kerja dan tingkat persediaan terhadap harga saham. Penulis berasumsi bahwa inflasi (nilai tukar), suku bunga, modal kerja, dan tingkat persediaan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap return saham. Metode analisis deskriptif dan metode analisis statistik digunakan sebagai metode penelitian. Data yang digunakan adalah data sekunder. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji F dan uji T pada taraf signifikansi (α) 5%. Software statistik digunakan untuk analisis data, khususnya SPSS versi 25. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel inflasi, suku bunga, modal kerja, dan nilai tukar persediaan dapat mengestimasi variabel kinerja harga saham. Hal ini terlihat dari nilai Fhitung sebesar 5,511 dan nilai signifikansi (sig) sebesar 0,002. Disini nilai Fhitung nya adalah 5,511 > Ftabel atau 2,68. Hasil uji t (terpisah) menunjukkan bahwa variabel modal kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap return saham. dimana thitung 4,335 > ttabel 2,03951. Koefisien determinasi penelitian ini sebesar 0,416. Artinya indeks return saham dipengaruhi oleh variabel inflasi (nilai tukar), kecepatan biologis, perputaran modal yang beredar, dan perputaran persediaan.
Copyrights © 2024