Kepatuhan mengacu pada kesediaan untuk memahami dan mematuhi pedoman yang ditetapkan oleh pihak yang berwenang. Kualitas tenaga kesehatan ditentukan oleh seberapa baik kepatuhannya dalam mematuhi peraturan penggunaan alat pelindung diri (APD) saat merawat pasien di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan petugas kesehatan dalam menggunakan alat pelindung diri (APD) di RS “X” Boyolali. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan menggunakan kerangka cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 250 petugas kesehatan. Sampel terdiri dari 154 orang, dipilih dengan prosedur standard random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden yang kemudian mengisi sendiri kuesioner tersebut. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Temuan penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara sikap yang dirasakan (p-value <0.001, OR= 8.133 (95% CI: 3.899 - 16.967)) dan perilaku kepatuhan dalam menggunakan alat pelindung diri (APD). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara fasilitas APD (p-value= 0.001, OR= 3.238 (95 % CI: 1.631 – 6.430)) dan perilaku kepatuhan penggunaan APD, dukungan rekan kerja (p-value= 0.001, OR= 3.189 ( 95% CI: 1.636 - 6.215)) dan perilaku kepatuhan penggunaan APD, serta pengawasan dari atasan (p-value <0.001, OR= 9.259 (95% CI: 4.241 – 20.215)) dan perilaku kepatuhan penggunaan APD pada petugas kesehatan di RS “X” Boyolali.
Copyrights © 2023