Self efficacy mobilisasi pada pasien pascabedah merupakan suatu komponen yang sangat penting dalam terlaksananya mobilisasi dini pascabedah. Banyak faktor yang dapat berpengaruh terhadap self efficacy mobilisasi pada pasien pascabedah salah satunya adalah nyeri pascabedah. Nyeri mengakibatkan pasien enggan untuk melakukan mobilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat nyeri dengan self efficacy mobilisasi pada pasien pascabedah. penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 70 responden berdasarkan kriteria inklusi dan eklusi yang dihitung menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat dengan uji spearman rank corelation. Hasil penelitian ini didapatkan mayoritas responden berada pada kategori nyeri sedang sebanyak 28 (40%) responden. Selanjutnya mayoritas responden memiliki self efficacy yang cukup sebanyak 33 (47%) responden. Hasil uji spearman rank corelation didapatkan p value 0,047 (< 0.05) dan r -0,238. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara tingkat nyeri dengan self efficacy mobilisasi dengan arah korelasi negatif dan kekuatan korelasi yang lemah. Hasil penelitian ini memberikan gambaran kita bahwa tingkat nyeri dapat mempengaruhi self efficacy mobilisasi pada pasien paska bedah.
Copyrights © 2024