Penelitian ini membahas tentang sistem tunjangan kinerja (pay-for-performance) merupakan sistem yang lebih modern dan progresif dan diharapkan dapat meningkatkan kinerja karyawan secara signifikan. Tujuannya untuk menganalisis sistem Tunjangan Kinerja Daerah dalam meningkatkan kinerja kantor Bupati Langkat, metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif, dan teknik analisis data yang digunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Tunjangan Kinerja Daerah cukup baik, karena sistem pengelolaan lembar kinerja yang sudah menggunakan aplikasi E-Kinerja SIMPEG sehingga mempercepat proses pelaporan. Namun, ditemukan masalah yaitu adanya perilaku organisasi yang belum dapat diatasi seperti persaingan internal, kinerja pegawai tidak sesuai dengan tunjangan yang diterima, pegawai yang meninggalkan tugas selama jam kerja tanpa ada izin, keterlambatan dalam pembayaran insentif. Oleh karena itu, sebagian pegawai merasa tidak adil atas tunjangan kinerja, dan menyebabkan persaingan antar pegawai, mereka menjadi terpengaruh untuk berkerja dengan sekedarnya saja.
Copyrights © 2024