Kota Surabaya berpotensi dikembangkan pariwisata, salah satunya adalah Pantai Utara Surabaya. Pada kawasan tersebut terdapatnya tiga daya tarik wisata yaitu Taman Suroboyo, Sentra Ikan Bulak, dan Kampung Nelayan dengan kondisi saat ini, kunjungan wisatawan terbesar berada di taman suroboyo dan sentra ikan bulak. Hal tersebut terjadi karena wisawatan yang berkunjung hanya melakukan foto – foto di depan Taman Suroboyo dan membeli oleh – oleh di Sentra Ikan Bulak. Kampung nelayan tersebut hanya mendapatkan kunjungan yang diinisiasi oleh pemerintah sehingga adanya wisatawan jarang berkunjung sedangkan pada Sentra Ikan Bulak berasal dari masyarakat umum dan event pemerintah. Berdasarkan permasalahan tersebut, adanya tujuan untuk mengetahui faktor - faktor berpengaruh dalam integrasi wisata bahari Kampung Nelayan Pesisir Kenjeran dengan Kawasan Taman Suroboyo. Pada penelitian ini, menggunakan teknik Analisis Delphi menggunakan 6 Indikator, antara lain Daya Tarik Wisata; Kampung Nelayan; Aksesbilitas; Fasilitas; Pengelolaan; dan Promosi yang dikembangkan menjadi 20 variabel yang menjadi faktor dengan menguji kembali faktor tersebut pada 7 Stakeholder, antara lain Dinas Kebudayaan, Kepemudaan & Olahraga serta Pariwisata; Pemerintah Kota Surabaya; Kecamatan Bulak; Pedagang Hasil Olahan Laut; Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota; Ketua RT Kampung Nelayan; serta Pengunjung Taman Suroboyo, SIB, serta Kampung Nelayan. Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa 20 Faktor Konsesus berpengaruh dalam integrasi wisata bahari Kampung Nelayan Pesisir Kenjeran dengan Kawasan Taman Suroboyo.
Copyrights © 2024