Jurnal Teknik ITS
Vol 13, No 1 (2024)

Analisis Perbandingan Metode Pemilihan Rute pada Studi Kelayakan Jalan Tol (Studi Kasus: Jalan Tol Malang – Kepanjen)

Dovyanto, Aditya Wicaksono (Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Widyastuti, Hera (Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)



Article Info

Publish Date
31 May 2024

Abstract

Kepanjen merupakan pusat pemerintahan dari Kabupaten Malang. Lokasi ini juga merupakan titik lewat kendaraan dari Kota Malang yang akan menuju ke daerah Karesidenan Kediri di timur dan Karesidenan Besuki di barat. Seiring dengan hal itu, terdapat rencana pembangunan Jalan Tol Agungblijen (Tulungagung – Blitar – Kepanjen) dan Jalur Lintas Selatan Pulau Jawa (JLS) yang mana keduanya akan melewati Kepanjen. Sehingga dengan keadaan volume kendaraan yang tinggi dan adanya rencana pembangunan tersebut, direncanakanlah pembangunan Jalan Tol Malang – Kepanjen yang akan menghubungkan Kota Malang dengan Kepanjen. Investasi infrastruktur jalan tol perlu diawali dengan adanya studi kelayakan investasi khususnya pada aspek ekonomi dan finansial. Aspek ekonomi merupakan manfaat untuk masyarakat dan finasial merupakan manfaat untuk investor. Nilai manfaat ini diambil dari jumlah pengendara yang berpindah dari jalan eksisting menuju ke jalan tol. Maka dari itu perlu dilakukan analisis pemilihan rute atau trip assignment untuk memprediksi besaran volume kendaraan yang akan masuk menuju ke jalan tol jika sudah beroperasi. Analisis pemilihan rute atau trip assignment akan menggunakan empat metode analisis dan membandingkan hasil dari ke-empatnya, yaitu metode Smock, metode JICA 1, metode Davidson, dan metode Diversion Curve. Ke-empat metode tersebut memiliki parameter masing-masing dan digunakan metode yang menghasilkan persentase perpindahan merata. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan metode Smock tidak ada yang berpindah ke jalan tol, metode JICA 1 hasil perpindahan tidak valid, dan metode Davidson perpindahan tidak merata karena hanya ada 1 seksi yang terjadi perpindahan, sedangkan seksi lainnya tidak ada yang berpindah. Sehingga digunakan hasil analisis metode Diversion Curve yang menghasilkan prpindahan merata di seluruh seksi Jalan Tol Malang – Kepanjen. Besar persentase pengguna jalan eksisting yang akan berpindah menuju jalan tol adalah berkisar di angka 49% – 50%. Maka dari itu disimpulkan bahwa metode Diversion Curve adalah metode yang dapat digunakan untuk analisis pemilihan rute pada studi kelayakan Jalan Tol Malang – Kepanjen.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...