Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat liveability atau suatu kelayakhunian pada Rusunawa Urip Sumoharjo. Rusunawa Urip Sumoharjo merupakan rumah susun pertama di Kota Surabaya yang dibangun pada tahun 1982. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis Delphi pada empat expert guna menentukan dan validasi kriteria yang sesuai untuk mengevaluasi tingkat liveability rusunawa. Kriteria yang diperoleh, digunakan sebagai input analisis service quality pada penghuni rusunawa untuk mendapatkan nilai gap antara tingkat kepentingan dan kenyataan pada masing-masing kriteria. Hal ini bertujuan untuk merepresentasikan tingkat kepuasan penghuni terhadap kelayakan tempat tinggalnya dan akan dieksplanasikan dalam bentuk kuadran prioritas. Hasil penelitian menghasilkan 39 kriteria liveability dalam 8 indikator. Kriteria liveability selanjutnya diuji kepada penghuni menggunakan perhitungan gap analysis menghasilkan nilai -1,10 yang merepresentasikan bahwa Rusunawa Urip Sumoharjo memiliki nilai liveability yang termasuk ke dalam kategori sedang. Untuk meningkatkan liveability pada rusunawa, diidentifikasi terdapat sebanyak tujuh variabel dianggap sebagai faktor yang dianggap prioritas namun belum mampu dirasakan oleh penghuni akan keadaannya. Tujuh kriteria yang dimaksud adalah kecukupan ruang, kebersihan lingkungan, kualitas jaringan persampahan, ketersediaan kamar mandi, ketersediaan ruang bermain anak, adanya pelatihan hospitality dan usaha, dan keamanan dari tindak kriminalitas pada lingkungan permukiman sekitar.
Copyrights © 2024