Hidroponik, sebagai salah satu teknologi pertanian di lingkungan terkontrol, sering menghadapi masalah ketika kebutuhan tanaman tidak terpenuhi, dan pemantauan reguler menjadi kesulitan bagi petani. Untuk mengatasi masalah tersebut, perusahaan Indosat Ooredoo Hutchison mengembangkan aplikasi android bernama Hydromon yang terintegrasi dengan kebun hidroponik. Meskipun memiliki model klasifikasi untuk memberikan rekomendasi aksi pada parameter hidroponik, aplikasi ini memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki, seperti keterbatasan dalam memantau satu kebun dan tidak menyediakan histori data parameter kebun hidroponik.Tugas Akhir ini mengusulkan perancangan dan pembangunan sistem pemantauan kebun hidroponik berbasis website dengan menggunakan kerangka kerja Next.js dan Django REST menggunakan metode V-Model. Sistem diimplementasikan dengan arsitektur client-server dan API sebagai penghubung basis data dengan website. Melalui pengujian unit, integrasi, sistem, dan penerimaan pengguna, sistem ini berhasil melewati semua kasus uji dengan hasil "Berhasil" 100%. Keunggulan sistem yang dibangun termasuk kemampuan untuk menyimpan hasil klasifikasi rekomendasi tindakan, menambahkan model klasifikasi untuk tanaman lain, memantau banyak kebun, menyediakan histori data parameter kebun, memberikan informasi mengenai tanaman, dan mengirim notifikasi melalui pesan WhatsApp.Sistem pemantauan ini bertujuan untuk membantu petani dalam memantau dan menganalisis keadaan kebun hidroponik, sehingga meningkatkan kualitas hasil panen melalui berbagai perangkat.
Copyrights © 2024